Program Studi S1 Biologi

Universitas Muhammadiyah Lamongan

Visi

Menjadi program studi unggul pada tahun 2035 dalam mengaplikasikan biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan dan keislaman.

Misi

Menyelenggarakan kegiatan Pendidikan yang berkualitas dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan.

Menyelenggarakan kegiatan penelitian yang inovatif dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan.

Menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan.

Memberikan dasar moral religius terhadap pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship, serta pembinaan iman dan takwa dalam rangka dakwah islamiyah dan amar ma'ruf nahi munkar.

Membangun kepercayaan dan mengembangkan kerjasama dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi.

Kunjungi Instagram dan Tiktok Biologi UMLA

Berita Terbaru

Kegiatan

30 March 2026 | 17:00 WIB

Halal Bihalal Prodi S1 Biologi UMLA Pererat Silaturahmi Mahasiswa dan Dosen

#Kegiatan

#Mahasiswa

Lamongan, Prodi S1 Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan menyelenggarakan kegiatan halal bihalal yang dihadiri oleh mahasiswa dan dosen pada Senin (30/03/2026) pukul 13.00 WIB di aula kampus. Kegiatan yang bersifat inti ini semakin mempererat dan memperkuat tali silaturahmi para mahasiswa mulai dari semester II hingga semester VIII dengan para dosen yang hadir. Dalam kegiatan ini, kepala prodi S1 Biologi yaitu M. Ainul Mahbubillah menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para mahasiswa pada siang hari ini. Dengan suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, setiap pertemuan menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, membangun komunikasi yang lebih harmonis, serta menumbuhkan rasa saling menghargai antara mahasiswa dan dosen. Para dosen yang telah hadir dan juga perwakilan mahasiswa setiap semester memberikan pesan dan kesan selama menjadi keluarga besar S1 Biologi. Acara ini berlangsung meriah dan juga harmonis. Banyak dari mahasiswa yang hadir menjadi lebih dekat dan lebih mengenal satu sama lain. Halal bihalal yang berlangsung bukan hanya menjadi tempat saling memaafkan bagi keluarga besar S1 Biologi, tetapi sebagai wadah mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dan dosen S1 Biologi. Halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Prodi S1 Biologi. Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang lebih hangat antara mahasiswa dan dosen, sehingga tercipta suasana akademik yang harmonis. Kegiatan tersebut lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan dalam dunia akademik, di mana ilmu tidak hanya berkembang melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui hubungan yang baik dan penuh empati. Kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dalam aktivitas perkuliahan sehari-hari, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang suportif dan saling mendukung. Pada akhirnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa dan dosen di masa yang akan datang.

Pengumuman

30 December 2025 | 12:10 WIB

Juara 3 Fighter Kelas D Pasuruan Championship: Perjalanan Penuh Pelajaran Muhammad Nur Aqil

#Prestasi

#Mahasiswa

Lamongan, Prestasi membanggakan diraih oleh Muhammad Nur Aqil, mahasiswa Program Studi S1 Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), yang berhasil meraih Juara 3 kategori Fighter Kelas D dalam ajang Pasuruan Championship. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 26–28. Perjalanan Aqil dalam meraih prestasi tersebut dimulai dari komitmennya untuk rutin mengikuti latihan pencak silat Tapak Suci. Ia dengan tekun mempelajari dan memperbaiki berbagai teknik dasar yang diajarkan oleh guru dan pelatihnya. Setiap latihan dijalani dengan kesungguhan sebagai bekal untuk tampil maksimal di arena pertandingan. Namun, perjalanan Aqil tidak sepenuhnya berjalan mulus. Saat akan memasuki arena pertandingan, ia sempat mengalami kendala ketika tidak diperbolehkan masuk oleh petugas di meja luar karena dinilai belum mendapat panggilan. Padahal, menurut informasi dari pengurus bagian dalam, nama Aqil telah dipanggil hingga tiga kali, sehingga ia sempat dinyatakan didiskualifikasi. Situasi tersebut menjadi momen yang berat dan penuh tekanan bagi Aqil. Meski demikian, Aqil tidak menjadikan kejadian tersebut sebagai alasan untuk menyerah. Dengan mental yang kuat dan semangat pantang menyerah, ia tetap berusaha bangkit dan melanjutkan perjuangannya hingga akhirnya mampu meraih Juara 3 Fighter Kelas D. Bagi Aqil, mengikuti kejuaraan ini bukan semata-mata untuk mengejar prestasi. Lebih dari itu, pencak silat menjadi sarana untuk mengembangkan diri, membangun kepercayaan diri, serta melatih kesiapan mental dalam menghadapi berbagai tantangan. Prestasi yang diraih ini ia persembahkan sebagai bentuk usaha terbaik untuk membanggakan orang tua, pelatih, dan almamater Universitas Muhammadiyah Lamongan. Keberhasilan Muhammad Nur Aqil menjadi bukti bahwa di balik prestasi, terdapat proses, ujian, dan pelajaran berharga yang membentuk karakter seorang atlet sejati.

Pengumuman

30 December 2025 | 11:38 WIB

Juara 2 Fighter Kelas E Pasuruan Championship: Perjalanan dan Motivasi Moh. Alfian Andriano

#Prestasi

#Mahasiswa

Lamongan, Perjalanan Alfian dalam meraih prestasi tersebut dimulai dari komitmennya untuk menjalani proses latihan secara konsisten. Ia rutin mengikuti latihan pencak silat dengan fokus pada perbaikan teknik dasar, peningkatan kondisi fisik, serta penguatan mental tanding. Menurut Alfian, kesiapan mental menjadi kunci penting dalam menghadapi pertandingan. Saat hari pertandingan tiba, rasa gugup sempat ia rasakan. Namun, Alfian berusaha mengendalikan diri dengan tetap fokus dan percaya diri. Dari babak awal hingga babak selanjutnya, setiap pertandingan ia jalani dengan penuh kesungguhan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, meskipun harus berhadapan dengan lawan-lawan yang cukup kuat dan berpengalaman. Dukungan dari keluarga, pelatih, dan teman-teman menjadi sumber semangat yang sangat berarti bagi Alfian selama pertandingan berlangsung. Berkat kerja keras, latihan yang disiplin, serta doa dan dukungan dari berbagai pihak, Alfian berhasil melaju hingga babak final dan mengamankan posisi Juara 2. Bagi Alfian, pencak silat bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga sebagai pesan dan pengingat bagi dirinya sendiri untuk tidak mudah menyerah, selalu disiplin, berani menghadapi tantangan, serta terus berusaha memberikan yang terbaik. Prestasi ini ia persembahkan untuk membanggakan orang tua, pelatih, dan almamater, sekaligus menjadi pengalaman pertama yang sangat berharga sebagai bekal untuk terus belajar dan berkembang di masa depan.

Pengumuman

30 December 2025 | 11:09 WIB

Juara 1 Seni Beregu di Pasuruan Championship: Prestasi Membanggakan Mahasiswa UMLA

#Prestasi

#Mahasiswa

Lamongan, 28 desember 2025. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). David Alfin Arizal berhasil meraih Juara 1 kategori Seni Beregu dalam ajang Pasuruan Championship yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 26–28. Kejuaraan ini menjadi momen istimewa bagi David karena merupakan kali kedua dirinya meraih juara 1 di nomor seni beregu. Prestasi tersebut diraih bersama dua rekan satu tim yang berasal dari Program Studi PGSD dan Teknik Industri, menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas program studi dalam meraih prestasi nonakademik. Sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa (Kahima) Biologi, David tidak hanya berprestasi secara pribadi, tetapi juga berperan besar dalam membimbing dan memotivasi adik tingkatnya. Dua mahasiswa semester 1, Alfian dan Aqil, yang berada di bawah binaannya, berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 dan Juara 3 pada kategori Fighter kelas D dan E. Pada awalnya, Alfian dan Aqil sempat merasa ragu untuk bertanding karena ini merupakan pengalaman pertama mereka turun ke gelanggang pertandingan, terlebih harus berhadapan dengan lawan-lawan dari kampus besar. Namun, berkat latihan yang intensif, dukungan moral, serta keyakinan kuat yang ditanamkan, mereka mampu mengatasi rasa minder dan tampil maksimal hingga berhasil naik podium. “Semua ini adalah kehendak Allah. Dari rasa ragu hingga akhirnya bisa berdiri di podium adalah proses yang penuh pelajaran,” ungkap David dengan penuh rasa syukur. Melalui pencapaian ini, David berharap Program Studi S1 Biologi dapat terus melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta mampu membawa nama UMLA dan Prodi Biologi ke kancah nasional bahkan internasional. Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan kebersamaan mampu menghasilkan hasil yang gemilang.

Pendidikan

10 December 2025 | 19:56 WIB

Praktikum Teknik Analisis Laboratorium Mahasiswa Biologi Semester 5 di RSUD Soegiri Lamongan

#Penelitian

#Mahasiswa

#Pendidikan

Lamongan-10 Desember 2025, mahasiswa Biologi semester 5 melaksanakan Praktikum Teknik Analisis Laboratorium di RSUD Soegiri Lamongan. Praktikum ini menjadi pengalaman berharga karena mahasiswa belajar langsung dari tenaga ahli di rumah sakit dan melihat bagaimana analisis laboratorium klinis dilakukan secara profesional. Kegiatan dipandu oleh dr. Mirna, Sp.PK, dokter yang memberikan penjelasan mengenai morfologi sel darah serta interpretasinya. Beliau tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memperlihatkan bentuk sel secara langsung melalui mikroskop, sehingga mahasiswa bisa memahami perbedaan morfologi dengan jelas. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mendalam dari Ibu Karmu, Kepala Laboratorium RSUD Soegiri. Beliau mengenalkan prinsip kerja berbagai alat laboratorium dan secara khusus menjelaskan alat Sysmex XN-1000, analyzer hematologi canggih yang mampu bekerja secara otomatis. Mahasiswa diajak memahami mekanisme kerja alat, alur analisis, hingga melihat langsung bagian dalam laboratorium tempat alat tersebut beroperasi. ![](https://biologi.umla.ac.id/storage/OUkTq537jixM2MdWYNUSq98rdznW5gQaD64zKAYH.jpg) Di tengah sesi, Bu Karmu juga memberikan nasihat yang sangat berkesan bagi mahasiswa. Beliau menegaskan pentingnya belajar sungguh-sungguh selagi masih muda, karena kuliah adalah bekal untuk masa depan. “Sayang kalau sudah keluar biaya besar, tapi tidak mendapatkan keterampilan apa-apa,” pesan beliau yang langsung disambut anggukan mahasiswa. Kegiatan praktikum kali ini juga ditemani oleh Bu Putri, dosen pendamping yang turut mengarahkan mahasiswa selama berlangsungnya kunjungan. praktikum dibagi menjadi dua hari, dimulai sejak 9 Desember 2025. Acara ditutup dengan sesi foto bersama pihak rumah sakit dan penyerahan cinderamata sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kesempatan belajar yang diberikan. Praktikum ini menjadi salah satu pengalaman lapangan yang paling berkesan bagi mahasiswa semester 5, karena mereka dapat melihat penerapan ilmu biologi langsung di dunia kerja. ![](https://biologi.umla.ac.id/storage/oB4wN7UV3HGN41xwIHUmnQXIKxPmRT055fJkZoPC.jpg)

Kegiatan

08 December 2025 | 19:49 WIB

Praktikum Isolasi DNA & PCR Mahasiswa Biologi Semester 5 di UINSA Surabaya

#Pendidikan

#Penelitian

#Mahasiswa

Lamongan-Senin, 8 Desember 2025, mahasiswa Biologi semester 5 melaksanakan kegiatan praktikum Isolasi DNA dan PCR yang bertempat di Laboratorium Genetika, UINSA Surabaya. Praktikum ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam mata kuliah bioteknologi, sekaligus pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami tahapan eksperimen berbasis DNA. Sejak pagi, suasana laboratorium sudah tampak hidup. Mahasiswa datang dengan semangat tinggi, siap mengikuti setiap prosedur mulai dari pengenalan alat, tahapan isolasi DNA, hingga proses PCR. Selama praktikum, mahasiswa tidak hanya mencoba secara langsung, tetapi juga mendapatkan penjelasan teori yang disampaikan sambil praktik, sehingga pemahaman konsep menjadi jauh lebih mudah. Dalam kegiatan ini, mahasiswa didampingi oleh empat kakak asisten praktikum (asprak) yang dengan sabar dan telaten membimbing setiap kelompok. Mulai dari memastikan penggunaan micropipette dengan benar, mengawasi proses ekstraksi DNA, hingga membantu setting mesin PCR, semua dilakukan dengan suasana yang suportif dan seru. Praktikum ini juga semakin lengkap dengan hadirnya dua dosen pengampu, yaitu Pak Tamam dan Bu Rofi, yang sejak awal turut memberikan arahan serta motivasi. Keduanya ikut memantau jalannya praktikum dan memberikan penjelasan tambahan yang membuat pengalaman mahasiswa semakin utuh dan menyenangkan. Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan—mulai dari rasa penasaran ketika melihat hasil isolasi, hingga kegembiraan saat proses PCR berhasil dijalankan. Praktikum hari itu benar-benar menjadi momen belajar yang bukan hanya teknis, tetapi juga memperkuat keterampilan laboratorium dan kerja sama tim.