Program Studi S1 Biologi

Universitas Muhammadiyah Lamongan

Visi

Menjadi program studi unggul pada tahun 2035 dalam mengaplikasikan biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan dan keislaman.

Misi

Menyelenggarakan kegiatan Pendidikan yang berkualitas dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan.

Menyelenggarakan kegiatan penelitian yang inovatif dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan.

Menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship yang berorientasi pada keberlanjutan.

Memberikan dasar moral religius terhadap pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship, serta pembinaan iman dan takwa dalam rangka dakwah islamiyah dan amar ma'ruf nahi munkar.

Membangun kepercayaan dan mengembangkan kerjasama dalam pengaplikasian biodiversitas tropika dan teknobiopreneurship dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi.

Kunjungi Instagram dan Tiktok Biologi UMLA

Berita Terbaru

Pengumuman

10 April 2026 | 18:54 WIB

Membanggakan! Dr. Rofiatun Solekha, S.Pd., M.Sc. Lolos Hibah DRTPM Kemdiktisaintek melalui Riset Antibakteri Berbasis Serai Wangi

#Penelitian

#Prestasi

Lamongan, 10 April 2026 — Selamat kepada Dr. Rofiatun Solekha, S.Pd., M.Sc. atas keberhasilannya lolos hibah riset DRTPM Kemdiktisaintek dengan judul penelitian *Analisis Regulasi Ekspresi Gen dan Aktivitas Enzim Biosintesis Metabolit Antibakteri Serai Wangi Hasil Green Synthesis Nanopartikel Silver Kombinasi Fotoperiode* (Penelitian Fundamental Reguler). Pencapaian ini merupakan bukti nyata dedikasi dan komitmen dalam mengembangkan penelitian yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian yang diusung mengangkat potensi serai wangi sebagai sumber metabolit antibakteri, yang dikombinasikan dengan pendekatan *green synthesis* nanopartikel silver serta pengaturan fotoperiode. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Rofiatun Solekha, S.Pd., M.Sc. dengan anggota tim Djati Wulan Kusumo, M.Farm. dan Fita Fitriatul Wahidah, M.Si., yang bersama-sama berkontribusi dalam pengembangan riset ini. Kolaborasi tim ini diharapkan mampu menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas serta memberikan dampak positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Melalui kajian regulasi ekspresi gen dan aktivitas enzim, penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme biosintesis senyawa antibakteri. Hal ini membuka peluang besar dalam pengembangan produk berbasis bioteknologi yang dapat dimanfaatkan di bidang kesehatan, farmasi, maupun industri. Keberhasilan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi dunia akademik terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang biologi molekuler dan bioteknologi. Selain itu, capaian ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi riset yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam menghasilkan penelitian yang berdampak nyata bagi masyarakat. Selamat dan sukses selalu dalam menjalankan penelitian, semoga diberikan kelancaran dalam setiap tahapannya hingga menghasilkan luaran yang unggul, bermanfaat, dan berdaya saing tinggi.

Pengumuman

06 April 2026 | 19:05 WIB

Juara 1 Kejuaraan Tingkat Internasional "Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open 14 Championship 2026": prestasi membanggakan Ghulam Mulham Musyadad

#Prestasi

#Mahasiswa

Lamongan, Prestasi membanggakan diraih oleh Ghulam Mulham Musyadad, mahasiswa Program Studi S1 Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), yang berhasil meraih Juara 1 kategori Tanding Dewasa Kelas B Putra, dalam ajang Kejuaraan Tingkat Internasional "Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open 14 Championship 2026". Kejuaraan ini diselenggarakan pada Tanggal 3-5 April 2026 di GOR Lembah Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Perjalanan Ghulam dalam meraih prestasi tersebut berawal dari tekadnya untuk disiplin menjalani latihan pencak silat Tapak Suci. Ia terus berusaha mengasah kemampuan dengan mempelajari serta menyempurnakan teknik-teknik dasar yang diberikan oleh pelatih dan gurunya. Setiap sesi latihan dijalani dengan penuh keseriusan sebagai persiapan agar mampu memberikan performa terbaik saat bertanding. Meski demikian, perjalanan turnamen Ghulam tidak sepenuhnya berjalan lancar. Ia sempat mengalami cedera pada kakinya menjelang pertandingan. Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap bertanding. Berkat tekad dan kegigihannya, ia mampu mengatasi hambatan tersebut hingga akhirnya berhasil meraih medali emas. “Kendalanya kemarin saya mengalami cedera kaki sebelum tanding. Alhamdulillah saat pertandingan masih bisa digunakan, sehingga saya tetap bisa unggul di dalam gelanggang,” ujarnya. Keberhasilan Ghulam dalam meraih medali emas bukan sekadar hasil dari bakat semata, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, dan ketekunan yang dijalani selama bertahun-tahun. Setiap latihan, setiap perbaikan teknik, dan setiap perjuangan menghadapi cedera menjadi bagian dari proses yang membentuk mental dan kemampuan dirinya. Prestasi ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-teman, sesama atlet, dan generasi muda bahwa dengan tekad yang kuat, kesabaran, dan semangat pantang menyerah, segala rintangan dapat diatasi. Cerita Ghulam mengingatkan kita bahwa setiap perjuangan, sekecil apapun, memiliki nilai dan dapat membuka jalan menuju keberhasilan yang gemilang. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus berlatih, belajar, dan berani menghadapi tantangan berikutnya dengan penuh percaya diri.

Kegiatan

30 March 2026 | 17:00 WIB

Halal Bihalal Prodi S1 Biologi UMLA Pererat Silaturahmi Mahasiswa dan Dosen

#Kegiatan

#Mahasiswa

Lamongan, Prodi S1 Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan menyelenggarakan kegiatan halal bihalal yang dihadiri oleh mahasiswa dan dosen pada Senin (30/03/2026) pukul 13.00 WIB di aula kampus. Kegiatan yang bersifat inti ini semakin mempererat dan memperkuat tali silaturahmi para mahasiswa mulai dari semester II hingga semester VIII dengan para dosen yang hadir. Dalam kegiatan ini, kepala prodi S1 Biologi yaitu M. Ainul Mahbubillah menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para mahasiswa pada siang hari ini. Dengan suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, setiap pertemuan menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, membangun komunikasi yang lebih harmonis, serta menumbuhkan rasa saling menghargai antara mahasiswa dan dosen. Para dosen yang telah hadir dan juga perwakilan mahasiswa setiap semester memberikan pesan dan kesan selama menjadi keluarga besar S1 Biologi. Acara ini berlangsung meriah dan juga harmonis. Banyak dari mahasiswa yang hadir menjadi lebih dekat dan lebih mengenal satu sama lain. Halal bihalal yang berlangsung bukan hanya menjadi tempat saling memaafkan bagi keluarga besar S1 Biologi, tetapi sebagai wadah mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dan dosen S1 Biologi. Halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Prodi S1 Biologi. Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang lebih hangat antara mahasiswa dan dosen, sehingga tercipta suasana akademik yang harmonis. Kegiatan tersebut lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan dalam dunia akademik, di mana ilmu tidak hanya berkembang melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui hubungan yang baik dan penuh empati. Kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dalam aktivitas perkuliahan sehari-hari, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang suportif dan saling mendukung. Pada akhirnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa dan dosen di masa yang akan datang.

Pengumuman

30 December 2025 | 12:10 WIB

Juara 3 Fighter Kelas D Pasuruan Championship: Perjalanan Penuh Pelajaran Muhammad Nur Aqil

#Prestasi

#Mahasiswa

Lamongan, Prestasi membanggakan diraih oleh Muhammad Nur Aqil, mahasiswa Program Studi S1 Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), yang berhasil meraih Juara 3 kategori Fighter Kelas D dalam ajang Pasuruan Championship. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 26–28. Perjalanan Aqil dalam meraih prestasi tersebut dimulai dari komitmennya untuk rutin mengikuti latihan pencak silat Tapak Suci. Ia dengan tekun mempelajari dan memperbaiki berbagai teknik dasar yang diajarkan oleh guru dan pelatihnya. Setiap latihan dijalani dengan kesungguhan sebagai bekal untuk tampil maksimal di arena pertandingan. Namun, perjalanan Aqil tidak sepenuhnya berjalan mulus. Saat akan memasuki arena pertandingan, ia sempat mengalami kendala ketika tidak diperbolehkan masuk oleh petugas di meja luar karena dinilai belum mendapat panggilan. Padahal, menurut informasi dari pengurus bagian dalam, nama Aqil telah dipanggil hingga tiga kali, sehingga ia sempat dinyatakan didiskualifikasi. Situasi tersebut menjadi momen yang berat dan penuh tekanan bagi Aqil. Meski demikian, Aqil tidak menjadikan kejadian tersebut sebagai alasan untuk menyerah. Dengan mental yang kuat dan semangat pantang menyerah, ia tetap berusaha bangkit dan melanjutkan perjuangannya hingga akhirnya mampu meraih Juara 3 Fighter Kelas D. Bagi Aqil, mengikuti kejuaraan ini bukan semata-mata untuk mengejar prestasi. Lebih dari itu, pencak silat menjadi sarana untuk mengembangkan diri, membangun kepercayaan diri, serta melatih kesiapan mental dalam menghadapi berbagai tantangan. Prestasi yang diraih ini ia persembahkan sebagai bentuk usaha terbaik untuk membanggakan orang tua, pelatih, dan almamater Universitas Muhammadiyah Lamongan. Keberhasilan Muhammad Nur Aqil menjadi bukti bahwa di balik prestasi, terdapat proses, ujian, dan pelajaran berharga yang membentuk karakter seorang atlet sejati.

Pengumuman

30 December 2025 | 11:38 WIB

Juara 2 Fighter Kelas E Pasuruan Championship: Perjalanan dan Motivasi Moh. Alfian Andriano

#Prestasi

#Mahasiswa

Lamongan, Perjalanan Alfian dalam meraih prestasi tersebut dimulai dari komitmennya untuk menjalani proses latihan secara konsisten. Ia rutin mengikuti latihan pencak silat dengan fokus pada perbaikan teknik dasar, peningkatan kondisi fisik, serta penguatan mental tanding. Menurut Alfian, kesiapan mental menjadi kunci penting dalam menghadapi pertandingan. Saat hari pertandingan tiba, rasa gugup sempat ia rasakan. Namun, Alfian berusaha mengendalikan diri dengan tetap fokus dan percaya diri. Dari babak awal hingga babak selanjutnya, setiap pertandingan ia jalani dengan penuh kesungguhan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, meskipun harus berhadapan dengan lawan-lawan yang cukup kuat dan berpengalaman. Dukungan dari keluarga, pelatih, dan teman-teman menjadi sumber semangat yang sangat berarti bagi Alfian selama pertandingan berlangsung. Berkat kerja keras, latihan yang disiplin, serta doa dan dukungan dari berbagai pihak, Alfian berhasil melaju hingga babak final dan mengamankan posisi Juara 2. Bagi Alfian, pencak silat bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga sebagai pesan dan pengingat bagi dirinya sendiri untuk tidak mudah menyerah, selalu disiplin, berani menghadapi tantangan, serta terus berusaha memberikan yang terbaik. Prestasi ini ia persembahkan untuk membanggakan orang tua, pelatih, dan almamater, sekaligus menjadi pengalaman pertama yang sangat berharga sebagai bekal untuk terus belajar dan berkembang di masa depan.

Pengumuman

30 December 2025 | 11:09 WIB

Juara 1 Seni Beregu di Pasuruan Championship: Prestasi Membanggakan Mahasiswa UMLA

#Prestasi

#Mahasiswa

Lamongan, 28 desember 2025. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). David Alfin Arizal berhasil meraih Juara 1 kategori Seni Beregu dalam ajang Pasuruan Championship yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 26–28. Kejuaraan ini menjadi momen istimewa bagi David karena merupakan kali kedua dirinya meraih juara 1 di nomor seni beregu. Prestasi tersebut diraih bersama dua rekan satu tim yang berasal dari Program Studi PGSD dan Teknik Industri, menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas program studi dalam meraih prestasi nonakademik. Sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa (Kahima) Biologi, David tidak hanya berprestasi secara pribadi, tetapi juga berperan besar dalam membimbing dan memotivasi adik tingkatnya. Dua mahasiswa semester 1, Alfian dan Aqil, yang berada di bawah binaannya, berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 dan Juara 3 pada kategori Fighter kelas D dan E. Pada awalnya, Alfian dan Aqil sempat merasa ragu untuk bertanding karena ini merupakan pengalaman pertama mereka turun ke gelanggang pertandingan, terlebih harus berhadapan dengan lawan-lawan dari kampus besar. Namun, berkat latihan yang intensif, dukungan moral, serta keyakinan kuat yang ditanamkan, mereka mampu mengatasi rasa minder dan tampil maksimal hingga berhasil naik podium. “Semua ini adalah kehendak Allah. Dari rasa ragu hingga akhirnya bisa berdiri di podium adalah proses yang penuh pelajaran,” ungkap David dengan penuh rasa syukur. Melalui pencapaian ini, David berharap Program Studi S1 Biologi dapat terus melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta mampu membawa nama UMLA dan Prodi Biologi ke kancah nasional bahkan internasional. Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan kebersamaan mampu menghasilkan hasil yang gemilang.